Dari mata turun ke hati, begitu yang sering terdengar. Ketika
pandanganmu terhenti beberapa detik oleh sebingkai wajah, setali senyuman, mata yang dalam,
bentuk hidung bahkan dagu yang hanya bisa dipandang tertunduk. Seperti memandang langit malam yang penuh
bintang, waktu seakan berhenti karena butuh beberapa ribu tahun untuk
menggapai satu bintang saja. Percaya pada cinta pandangan pertama
berarti harus menunggu, menunggu, dan menunggu waktu yang tepat apakah
pandangan itu benar-benar telah jatuh pada cinta yang kau
harapkan, jodoh yang ditentukan, atau takdir yang ingin kau tulis sendiri. Dan berbicara tentang
diriku yang sedikit percaya pada cinta pandangan pertama.
Pandanganku telah terhenti padamu, kurang dari empat detik, mata dan
lengkung bibirmu. Waktu seakan berhenti melesatkan pikiranku ke masa silam, mengingatkanku pada seorang gadis impian. Dari mata turun ke
hati. Namun melihat keadaanku saat ini, cukuplah cinta itu di depan mataku
saja karena sudah terlambat bagiku, menunggu cinta itu untuk jatuh di hati.
Cerita tentang bunga bernama Apetala yang jatuh cinta dengan seekor burung bernama Hummingbird. Si bunga adalah wanita pemalu, selalu memakai tudung yang tidak bercorak berwarna, hanya putih polos. Jika dia lewat di depanmu, tidak akan kau cium aroma apapun, hanya seperti angin lembut yang lewat di musim gugur. Tetapi wanita itu punya puisi-puisi, yang dia tulis di setiap urat-urat daunnya, puisi indah untuk seorang pengelana, sendiri. Terbang. Seperti pelangi. Dialah si burung, Hummingbird, yang terbang seperti pelangi, yang kepakan sayapnya anggun, seperti tarian gerimis yang membuat semua bunga. Jatuh. Cinta. Hummingbird, punya rahasia. Dia letih untuk selalu terbang, dan ingin rumah untuk kembali pulang. Rumah yang tidak dia ditemukan di langit. Mana pun. Rahasia lain, yang Hummingbird simpan: selalu ketika sore, terbang bersandar awan. Dia memandang daun Apetala. Membaca puisinya. Kata. Demi kata. Helai demi daun. [Mereka tinggal di taman] yang jauh dari kota, dekat dengan des...
Comments
Post a Comment